1. Kalau Berani Mencicipi Wisata Mistis, Kunjungi Gunung Kunci
Gunung Kunci adalah tempat bersejarah yang terletak tidak jauh dari
pusat Kota Sumedang. Di kawasan ini terdapat benteng peninggalan zaman
Belanda yang konon digunakan sebagai tempat penyiksaan. Tak heran jika
nuansa mistis sangat terasa kala memasuki kawasan Bentang Gunung Kunci.Benteng Gunung Kunci pernah dijadikan sebagai lokasi syuting acara misteri yang ditayangkan oleh televisi nasional. Hal ini semakin membuktikan jika kawasan ini memang mempunyai aura mistis yang cukup besar. Terlepas dari cerita misteri yang berkembang di sekitar Gunung Kunci, tempat ini kini juga menjadi destinasi traveler untuk berburu fotografi dengan latar belakang bangunan jadul yang keren.
2. Jembatan Cincin, Jembatan Kerata pai Bersejarah yang Penuh Misteri
Pada tahun 1918 perusahaan kereta api milik Belanda membangun sebuah
jembatan yang menghubungkan antara desa Cikuda dan desa Cisaladah di
kecamatan Jatinangor, Sumedang. Jembatan tersebut kemudian diberi nama
Jembatan Cincin dan menjadi salah satu roda penggerak perkebunan karet
terbesar di Jawa Barat.Bangunan Jembatan Cincin masih ada hingga sekarang hanya saja perawatannya sudah tidak diperhatikan lagi dan terkesan terbengkalai. Sejak itu muncullah cerita-cerita misteri di sekitar jembatan yang bagian bawahnya adalah tempat pemakaman umum itu. Banyak warga yang bercerita setiap malam orang yang melintasi jembatan tersebut selalu ditemui sosok wanita yang minta ditemani menyeberang jembatan.
3. Kampung Toga, Destinasi Untuk Sekedar Rekreasi Hingga Menguji Batas Nyali
Tidak sulit mencari tempat rekreasi yang lengkap di Sumedang. Traveler tinggal berkunjung ke Kampung Toga yang berjarak 2 kilometer dari pusat kota. Kampung Toga adalah kawasan wisata terpadu yang mempunyai fasilitas lengkap.Diantaranya kawasan ini menawarkan sejumlah wahana seru yang ramah untuk aktivitas liburan keluarga. Tersedia pula aneka villa dan cottage untuk bermalam. Bahkan traveler yang ngaku punya cukup nyali bisa mencicipi berbagai wahana outbond dan juga terbang bebas ala paralayang dari atas bukit di Kampung Toga.4. Para Petualang, Gunung Tampomas Siap Menati Kamu Bertandang
Kabupaten Sumedang mempunyai Gunung Tampomas sebagai puncak tertinggi. Ukurannya memang tidak tinggi-tinggi amat hanya sekitar 1.684 mdpl, pendaki pemula sekalipun bisa mendaki ke puncaknya tanpa hambatan yang berarti.
Gunung Tampomas menunggu para petualang untuk mendaki ke puncak Sangiang
Taraje, puncak tertinggi dari gunung ini. Dari puncak gunung tersebut
traveler bisa menikmati pemandangan kota Sumedang dari ketinggian. Kalau
kemping atau datang di malam hari, puncak gunung ini adalah spot yang
kece untuk melakukan city light hunting. Menuju ke puncak Gunung Tampomas bisa dilakukan dari beberapa jalur seperti jalur Narimbang, Cibeureum dan Buahdua.
5. Mata Air Cikandung, Bikin Hasrat Untuk Berenang Tak Bisa Dibendung
Sebuah danau yang tidak begitu luas namun mempunyai air yang jernih
serta dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun bisa traveler temukan di
dusun Sukasari, desa Nyalindung, kecamatan Cimalaka, kabupaten Sumedang.
Danau tersebut dikenal memiliki nama Mata Air Cikandung.Suasana di sekitar Mata Air Cikandung memang masih sangat asri. Walaupun bukan tempat wisata tapi danau ini sering dikunjungi traveler dari wilayah sekitar Sumedang. Mereka yang datang umumnya tidak tahan kalau hanya memandangi air danaunya yang jernih. Tentu saja paling asyik menikmati suasana danau ini dengan berenang mencicipi segarnya Mata Air Cikandung.
6. Menikmati Lanskap Kota Sumedang Dari Puncak Gunung Batu
Selain Gunung Tampomas, menikmati pemandangan kota Sumedang juga bisa
dilakukan dengan mendaki Gunung Batu. Gunung yang terbentuk dari batuan
cadas ini terletak di desa Rancabawang, kecamatan Tanjungsari. Kawasan
ini pernah menjadi salah satu destinasi wisata komersil sehingga untuk
masuk ke dalam kawasan Gunung Batu wisatawan harus membayar sejumlah
tiket masuk.Usaha pemerintah kabupaten Sumedang tersebut tidak bertahan lama karena pengunjung yang datang ke kawasan tersebut semakin menurun lantaran diterpa berbagai isu. Isu yang paling santer terdengar adalah adanya keranda yang terbang sendiri di puncak Gunung Batu. Kini hanya beberapa traveler saja yang datang ke puncak gunung ini, keindahan pemandangan kota Sumedang dari puncak gunung berhasil mengalahkan rasa takut wisatawan yang berkunjung.
7. Situ Cilembang, Danau Sebening Kaca di Sumedang
Satu tempat yang lagi hits banget di Sumedang untuk berfoto-foto
yaitu Situ Cilembang. Danau ini mempunyai julukan sebagai Labuan Cermin
Cilembang Sumedang lantaran airnya yang sangat bening seperti Danau
Labuan Cermin di Kalimantan Timur.Situ Cilembang bisa traveler temukan di dusun Curug, desa Hariang,
kecamatan Buahdua. Dalam beberapa waktu terakhir tempat ini sangat ramai
dikunjungi traveler lantaran pemandangannya yang indah serta air
danaunya yang biru sangat jernih.8. Curug Cigorobog, Air Terjun Tiga Tingkat yang Bikin Kamu Bakal Terpikat
Kawasan gunung, perbukitan dan air terjun banyak di jumpai di
Sumedang selatan yang notabene kawasan tersebut merupakan kawasan
dataran tinggi. Seperti halnya di desa Citengah, kecamatan Sumedang
Selatan ini, ada air terjun tiga tingkat yang bakal bikin traveler
terpikat dengan pesonanya.Adalah Curug Cigorobog, air terjun tiga tingkat dengan ketinggian
sekitar 40 meter di tengah hutan siap mengisi ulang energi wisatawan
yang bertandang. Alam di sekitar air terjun ini relatif masih alami yang
bikin pengunjung betah berlama-lama di sini. Untuk datang ke Curug
Cigorobog traveler harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dari pusat
kota Sumedang.9. Curug Ciputrawangi, Alternatif Wisata Air Terjun yang Layak Untuk Disambangi
Curug Ciputrawangi terletak di desa Narimbang, kecamatan Conggeang
dan menjadi alternatif wisata alam yang layak untuk traveler kunjungi.
Pasalnya curug ini dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang rindang dan
udara sejuk. Keberadaannya sendiri termasuk di dalam kawasan taman
Wisata Gunung Tampomas.Sebelumnya traveler harus melakukan trekking dengan kondisi medan yang
menanjak berupa jalan setapak. Butuh fisik yang prima untuk menuju ke
lokasi curug. Lokasi air terjun ini sendiri berada di dekat perbatasan
antara Sumedang dengan Indramayu sehingga pada hari libur kebanyakan
pengunjung yang datang ke sana berasal dari Kota Mangga tersebut.
Sayangnya di lokasi yang tersembunyi seperti ini sudah ditemukan banyak
sampah plastik dan corat-coret di dinding batu. Hal tersebut sangat
disayangkan.10. Kebun Teh Margawindu, Refleksi Keasrian Alam Sumedang
Traveler yang sebelumnya berencana menyambangi Curug Cigorobog, pasti
akan melintasi sebuah hamparan perkebunan teh yang menghijau. Kawasan
hijau di dataran tinggi berisi tanaman teh ini bernama Perkebunan Teh
Margawindu. Pemandangan di kawasan ini sangat memanjakan mata apalagi
buat traveler yang kesehariannya hanya dihadapkan pada pemandangan
deretan bangunan beton.Perkebunan Teh Margawindu menjadi tempat yang pas untuk wisatawan
menikmati udara pegunungan yang bebas polusi. Hanya saja kalau menuju ke
tempat ini, butuh perjuangan yang agak berat. Kondisi jalan banyak yang
rusak, cukup menguras tenaga dan juga stamina. Hal ini disebabkan pihak
pengelola perkebunan tidak lagi memperpanjang kontrak pengurusan kebun.11. River Tubing di Sumedang
Siapa bilang liburan di Sumedang tidak bisa bermain river tubing
ala Green Canyon di Pangandaran? Kegiatan ekstrim pemacu adrenalin ini
bisa traveler lakukan di Kota Tahu. Syaratnya kalian harus datang ke
kawasan desa Cipancar, Sumedang Selatan.Buat traveler yang punya jiwa petualang tinggi, river tubing
adalah kegiatan yang cocok untuk dicicipi. Hanya saja untuk mencoba
kegiatan ini setiap traveler harus melakukan booking lebih dulu pada
operator penyedianya yaitu Kalahari Adventure. Kontaknya bisa langsung
kamu lihat dengan klik tautan sumber gambar di atas.12. Kunjungi Waduk Jatigede yang Penuh Kontroversi
Selagi liburan di Sumedang sempatkan pula berkunjung ke waduk yang menuai banyak polemik, yaitu Waduk Jatigede. Waduk ini telah dirintis sejak zaman presiden Soekarno dan proses penggenangannya sendiri baru bisa dilakukan pada era Jokowi pada akhir Agustus 2015 silam.Pembangunan waduk dengan menanggul aliran sungai Cimanuk yang sejatinya berfungsi sebagai sarana irigasi, pembangkit listrik, budidaya ikan air tawar serta sarana rekreasi ini banyak mendapat tentangan dari warga. Hal ini disebabkan banyaknya kawasan pemukiman yang terdampak serta situs-situs sejarah yang berada di lokasi pembangunan. Meski pembangunannya sempat tertunda dalam waktu yang sangat lama akhirnya waduk ini pun bakal memasuki tahap akhir dalam beberapa tahun mendatang.
13. Blusukan ke Curug Cipongkor yang Masih Tersembunyi
Buat yang hobi blusukan ada satu air terjun terakhir yang harus dikunjungi yaitu Curug Cipongkor di desa Ciherang, kecamatan Sumedang Selatan. Bagi pecinta alam di Kota Tahu nama Curug Cipongkor memang tidak asing namun buat traveler yang berada di luar daerah akan kesulitan menemukan keberadaannya.Curug Cipongkor belum dikembangkan menjadi destinasi wisata komersil. Konsekwensinya, tidak ada petunjuk arah yang menjadi penanda menuju ke lokasi. Satu-satunya cara untuk menemukan air terjun setinggi 30 meter ini adalah dengan bertanya warga yang tinggal di desa Ciherang. Jalan menuju ke lokasi air terjun pun masih dalam kondisi yang buruk, siapkan stamina dan perbekalan yang cukup kalau mau ke curug ini.14. Museum Prabu Geusan Ulun, Daftar Terakhir Yang Wajib Dikunjungi
Setelah semua destinasi wisata keren di Sumedang selesai dikunjungi,
saatnya melakukan penutupan dengan datang ke Museum Prabu Geusan Ulun.
Jenis wisata yang ditawarkan tentu saja berupa wisata sejarah. Jangan
sampai kita menjadi bangsa yang lupa dengan sejarah kita sendiri, oleh
sebab itu setiap datang ke suatu daerah cari tahu apakah daerah itu
punya museum. Jika iya, kalian wajib menyempatkan waktu untuk
menyambanginya.Museum Prabu Guesan Ulun menyimpan aneka koleksi peninggalan leluhur
Sumedang. Bagaimana awal mula kabupaten ini berdiri hingga nama-nama
bupati yang menjabat di Sumedang sejak zaman VOC bisa pengunjung temukan
di museum tersebut. Wawasanmu akan semakin luas dengan berkunjung ke
museum yang terletak di dekat alun-alun kota Sumedang ini.Sumber : Travelling yuk.com
